Seringkali kau membayangkan bahwa istrimu adalah seseorang yang telah memiliki titel-gelar-atau profesi. Tapi pernahkah kau membayangkan bagaimana jika istrimu masih menjadi mahasiswi di salah satu perguruan tinggi? Pernahkah kau membayangkan bagaimana jika istrimu yang masih muda ini adalah mahasiswi jurusan Farmasi?

Jika istrimu seorang mahasiswi Farmasi, mungkin ia akan menjadi istri yang tiap harinya bergadang demi menyelesaikan tugas kuliah dan membuat laporan berbagai praktikum dengan deadline yang sangat ketat. Jangan heran jika kau mendapatinya dengan mata sayu, berkantung, dan terlihat lelah. Tapi percayalah, manakala kau terbangun dan mengajaknya mendirikan sholat malam di tengah ketidaksadarannya, mata sendunya akan berubah dan bercahaya, raut wajah lelahnya akan berubah menjadi rona berseri karena bahagia manakala engkau mengajaknya agar sadar waktu dan bermesraan dengan Sang Pencipta.

Mungkin istrimu akan sering pulang malam manakala ada beberapa praktikum yang menyita waktu. Saat kau meneleponnya, mungkin dia sedang di laboratorium demi bergulat dengan senyawa atau menaklukan formulasi obat. Jangan heran jika saat dia pulang kau tidak mendapatinya dalam keadaan harum, melainkan dengan bau senyawa-senyawa kimia laboratorium. Bisa jadi bau itu biasa saja, atau bahkan baunya menyengat yang menyebabkan engkau enggan mendekatinya. Jangan heran jika dia sangat teliti memperlakukan tikus. Bukan karena dia mencintai binatang yang bisa jadi kau jijik terhadapnya, semata-mata dia lakukan demi penelitian yang pada akhirnya ingin dia baktikan pada masyarakat. Jangan marah jika saat ia pulang kau dapati baju yang baru saja kau belikan dengan tabunganmu malah kotor dengan warna-warna tak jelas. Bisa jadi baju itu terkena perak nitrat, carmine, atau terkena ekstak saat dia di laboratorium bahan alam. Percayalah, dia sangat ingin berhati-hati dan sangat menyukai pemberianmu, tapi terkadang keteledorannya yang membuat ini semua. Jangan merasa jijik manakala wajahnya tiba-tiba berjerawat atau kulitnya memerah, ia tidak terkena kutukan, bisa jadi ia terkena paparan senyawa berbahaya ataupun terinfeksi bakteri saat ia di laboratorium mikrobiologi.

Jika istrimu mahasiswa farmasi, di tengah kesibukan kuliah, praktikum, laporan, dan mungkin tugas akhirnya – percayalah bahwa ia selalu mengingatmu. Dia tahu kewajibannya sebagai istri, memperlakukan tikus dengan baik jelas tidak lebih dia utamakan dibanding memperlakukan suami dengan baik. Meskipun ia sibuk dengan kesibukan yang mungkin belum kau mengerti, percayalah bahwa ia selalu memperdulikan dan mencintaimu. Jangan heran jika dia rewel memintamu menghabiskan antibiotik saat kau terinfeksi bakteri. Jangan heran jika ia akan mengatur pola makanmu berdasarkan golongan darah ataupun berdasarkan jenis risiko penyakit yang sedang atau mungkin akan kau derita. Perlu kau tahu, meskipun ia pandai meracik obat dengan takaran yang pas, tapi belum tentu ia dapat memasak dengan bumbu yang pas. Namun, ia akan terus belajar memasak demi melihat senyummu, dan melihat kau sehat bugar. Sesekali mungkin kau akan merasa kesal karena di malam hari, setelah menghabiskan makan malam ia akan melarangmu tidur langsung. Ia akan memintamu untuk bersama dengannya barang beberapa jam. Selain karena ingin mendengar kisahmu hari ini, ia ingin memastikan agar kau terhindar dari risiko diabetes. Pun jangan kesal manakala ia sesekali jahil menyembunyikan remote saat kalian menonton. Dia hanya ingin kau sedikit bergerak ke layar televisi untuk memindahkan saluran, sekali lagi percayalah bahwa ia melakukan ini demi kesehatanmu.

Jika istrimu mahasiswi farmasi, percayalah bahwa namamu akan tercantum di setiap kata pengantar tugasnya termasuk tugas akhirnya. Ia akan selalu memastikan kesehatanmu, menyediakan makanan sehat, dan menjadi dokter-perawat-apoteker-ahli gizi pertama bagimu. Jika istrimu mahasiswi farmasi, jangan heran jika saat ia membuka tabungannya dan ingin membelikan sesuatu untuk orangtuamu yang menjadi mertuanya. Ia akan membelikan buah-buahan atau nutrasetikal demi menjaga kesehatan orang-orang yang kau cintai. Jika istrimu mahasiswi farmasi, di tengah kesibukan praktikumnya yang menyita waktu, percayalah bahwa waktu yang paling ia cintai adalah beberapa jam yang ia habiskan bersamamu dalam menjalankan kewajiban-kewajibannya sebagai istri. Meskipun istrimu kadang terlihat aneh karena sering berinteraksi dengan instrumentasi analisis ataupun dengan tikus. Percayalah bahwa saat ia lelah di laboratorium ia ingin kau juga ada di sana untuk memberi dukungan dan kekuatan baginya. Jangan heran jika sesekali ia akan memberikanmu kejutan dengan kalung obat-obat, buku catatan yang terlihat seperti buku resep, atau mungkin dia akan menjadikan namamu sebagai nama obat baru yang ia formulasikan.


LOMBA KARYA TULIS ILMIAH
AGROINDUSTRIAL FAIR 2012 IPB

https://i0.wp.com/1.bp.blogspot.com/-0Vya0S5VjH0/T6kkWZLPdsI/AAAAAAAAAD4/UTjPXbsMy6w/s1600/Universitas-Pancasila-Logo.jpg
JUDUL :
PEMANFAATAN TANAMAN JARAK PAGAR SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BAKU PEMBUATAN BIODIESEL DAN PERTANAMAN CAMPURAN (POLYCULTURE) MENGGUNAKAN METODE TUMPANGSARI (INTERCROPPING)
Disusun Oleh :
IBRAHIM ALI MARWAN             4411216132
HENDRY SUWARNO                    4411210015
MUHAMMAD FAJRI                     4411210011
UNIVERSITAS PANCASILA
JAKARTA
2012


KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala nikmat dan karunia-Nya, sehingga kami mampu menyelesaikan karya tulis ini dengan judul “PEMANFAATAN TANAMAN JARAK PAGAR SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BAKU PEMBUATAN BIODIESEL DAN PERTANAMAN CAMPURAN (POLYCULTURE) MENGGUNAKAN METODE TUMPANGSARI (INTERCROPPING)” , yang disusun dalam rangka mengikuti lomba karya tulis ilmiah agroindustri IPB.
Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu, serta memberikan masukan dan saran selama proses penulisan dan penyusunan ini berlangsung, Pimpinan Universitas Pancasila, seluruh dosen pengajar jurusan Teknik Industri Universitas Pancasila khususnya Ibu Nurul Retno P. S.Si.,MT selaku pembimbing dalam penulisan karya tulis ini. Ungkapan terima kasih juga kami sampaikan kepada orang tua serta rekan-rekan mahasiswa teknik industri universitas pancasila, dan pihak lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
Kami menyadari bahwa dalam penulisan karya tulis ini masih banyak terdapat kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diperlukan demi kesempurnaan karya tulis ini, dan akan kami terima dengan senang hati. Semoga hasil karya tulis ini dapat bermanfaat bagi semua pihak, terutama dalam mengatasi krisis bahan bakar minyak yang saat ini tengah melanda negara-negara khususnya Indonesia.
  Jakarta, 1 Mei 2012
Penulis

DAFTAR ISI
1.      Halaman Judul………………………………………………………………………………. i
2.      Halaman Pengesahan……………………………………………………………………… ii
3.      Kata Pengantar……………………………………………………………………………… iii
4.      Daftar Isi……………………………………………………………………………………… iv
5.      Daftar Gambar dan Tabel……………………………………………………………….. v
6.      Pendahuluan
a.       Latar belakang…………………………………………………………………………. 1
b.      Tujuan…………………………………………………………………………………….. 1
7.      Gagasan Inovasi
a.       Deskripsi Teknis………………………………………………………………………. 2
b.      Potensi Pengguna…………………………………………………………………….. 5
c.       Potensi Manfaat/dampak…………………………………………………………… 9
8.      Kesimpulan…………………………………………………………………………………… 10
9.      Saran……………………………………………………………………………………………. 10
10.  Daftar Pustaka
11.  Lampiran
Daftar Gambar dan Tabel
1.      Daftar Gambar :
a.       Gambar 1. Buah jarak pagar………………………………………………………. 2
b.      Gambar 2. Jarak kastor/kaliki…………………………………………………….. 2
c.       Gambar 3. Buah jarak gurita……………………………………………………… 2
d.      Gambar 4. Pembuatan lubang tanaman jarak……………………………….. 3
e.       Gambar 5. Reaksi esterifikasi…………………………………………………….. 6
f.       Gambar 6. Reaksi transesterifikasi……………………………………………… 7
g.      Gambar 7. Tiga contoh alat pemerah minyak……………………………….. 7
h.      Gambar 8. Prototipe pemerah minyak hidrolik-manual………………….. 8
i.        Gambar 9. Peralatan unit produksi biodiesel skala partai……………….. 8
j.        Gambar 10. Pola tata letak tanaman jarak dan tanaman sela………….. 9
2.      Daftar Tabel :
a.       Tabel 1. Perbandingan kelapa sawit dengan jarak pagar………………… 4
PENDAHULUAN
A.           Latar Belakang
Salah satu masalah utama yang dihadapi oleh bangsa indonesia saat ini adalah masalah energi. Pasokan energi dalam negeri mengalami kendala yaitu tingkat produksi energi yang cenderung lebih rendah dibanding dengan tingkat konsumsi oleh masyarakat. Oleh karena itu harus dilakukan sebuah gagasan untuk melakukan balancing antara permintaan dan produksi energi oleh negara, salah satunya dengan mencari sumber energi alternatif lain yang lebih ekonomis, ramah lingkungan dan bersifat renewable. Hal ini mengingatkan kita akan ketersediaan sumber tanaman penghasil minyak nabati yang banyak ditemukan di Indonesia dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku pembuatan biodesel. Salah satu tanaman yang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku alternatif pembuatan biodiesel adalah tanaman jarak pagar (jatropha curcas).
   Dari total 21,9 juta ha terdapat 15,3 juta ha lahan kritis dan 6,6 juta ha lahan yang berpotensi kritis. Sehingga masih banyak lahan-lahan yang dapat dikelola untuk tanaman jarak, karena tanaman ini dapat tumbuh pada lahan kritis. Kemudian bertambahnya jumlah penduduk miskin dari tahun ke tahun seharusnya menjadi perhatian pemerintah untuk meningkatkan lapangan pekerjaan agar mereka dapat mandiri. Dari total 37,4 juta jiwa, diantaranya 12,2 juta jiwa penduduk miskin di kota, dan 25,1 juta jiwa penduduk miskin yang berada di desa (Kantor Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat 2008), sehingga diharapkan dengan adanya program penanaman tanaman jarak pagar ini dapat menanggulangi masalah tersebut.
B.            Tujuan
Berdasarkan latar belakang permasalahan yang telah diuraikan sebelumnya, tujuan dari penulisan karya tulis ilmiah ini adalah:
1.      Mengetahui potensi tanaman jarak pagar (jatropha curcas) sebagai bahan baku alternatif pembuatan biodiesel.
2.      Pemanfaatan lahan sela antara tanaman jarak agar lebih optimal dan produktif.
3.      Mengetahui dampak positif yang ditimbulkan dengan adanya realisasi program penanaman tanaman jarak pagar ini.
GAGASAN INOVASI
A.           Deskripsi Teknis
Di indonesia dikenal beberapa jenis tanaman jarak, antara lain jarak kepyar (ricinus communis), jarak bali (jatropha podagrica), jarak ulung (jatropha gossy pifolia), dan jarak pagar (jatropha curcas). Tanaman jarak pagar termasuk tanaman semak (shrub), dengan tinggi rata-rata 2 meter, bercabang tidak teratur, dan batangnya berupa kayu. Tanaman jarak pagar akan tumbuh dan berproduksi optimal di lahan kering pada daratan rendah beriklim kering dengan ketinggian 0 s.d 500 meter DPL degan curah hujan 300 s.d 1000 mm pertahun, serta suhu >20°C. Tanaman jarak pagar ini dapat tumbuh pada lahan-lahan marginal (lahan yang kurang produktif) yang miskin hara, namun harus memiliki drainase (parit) dan aerasi (pencampuran oksigen ke air) yang baik. Produksi optimal akan diperoleh pada lahan subur dengan perbandingan komposisi tanah, pasir, dan pupuk kandang sebesar 1 : 1 : 1 , PH tanah sekitar 5,5 – 6,5 serta tersedianya pasokan air pada musim kemarau (Iskandar et al.2007). Tanaman ini hidup di daerah tropis dan sub-tropis tersebar di Amerika, Asia dan Afrika (Prihandana, 2005). Umumnya, seluruh bagian dari tanaman ini mengandung racun sehingga semua jenis tanaman jarak ini hampir tidak memiliki hama. Tanaman jarak pagar ini mulai berbuah pada umur 5 bulan, dan mencapai produktivitas penuh pada umur 5 tahun. Buahnya berbentuk elips dengan panjang sekitar 1 inch (sekitar 2,5 cm) dan mengandung 2 – 3 buah biji. Usia Jatropha curcas apabila dirawat dengan baik, dapat mencapai 50 tahun. Berikut beberapa contoh buah dari berbagai tanaman jarak :

Gb.1 Buah Jarak Pagar

Gb.2 Jarak kastor/kaliki
Gb.3 Buah Jarak Gurita
Penanaman jarak pagar dapat dilakukan sebagai berikut :
1)      Penanaman dilakukan pada awal atau sebelum musim hujan. Tinggi bibit dari persemaian sudah mencapai minimal 30 cm.
2)      Lapangan dibersihkan dan dibuat lubang 30 cm x 30 cm x 30 cm, jarak tanam 2m x 2m, lalu dibiarkan selama 2 – 3 minggu.
3)      Setelah bibit ditanam, bulan berikutnya dilakukan pembersihan gulma setiap bulan sampai 4 bulan berikutnya.
4)      Pemupukan pada tahun pertama dilakukan 1/3 dosis dan tahun selanjutnya dengan dosis penuh. Dosis tersebut adalah 50 kg urea, 150 kg SP-36, dan 50 kg KCl / ha. Pada tanah yg kurang subur harus diberi kompos atau pupuk kandang sebanyak 2,5 – 5 ton / ha. Porsi urea dan KCl bisa ditingkatkan sampai maksimum 2 kali lipat.
5)      Pemangkasan dilakukan sejak tanaman mencapai tinggi 1 m (umur 1 tahun). Pemangkasan pada ketinggian 20 cm dari pangkal batang, dilakukan setiap tahun untuk setiap trubusan baru.
Gambar 4. Pembuatan lubang tanaman jarak pagar
Panen biji perlu dilakukan secara benar agar tidak diperoleh biji hampa, kadar minyak rendah, dan bahkan akan menyebabkan minyak menjadi asam. Berikut  beberapa cara penanganan biji di lapangan :
1)      Panen dilakukan pada buah yang telah masak dengan ciri kulitnya hitam atau kulit buah terbuka.
2)      Cara pemanenan yang efisien, yaitu buah diambil per malai dengan syarat jumlah buah yang matang lebih banyak dari buah mentah.
3)      Buah sebelum disimpan terlebih dahulu dikeringkan untuk keperluan produksi minyak. Buah dapat langsung dikeringkan di bawah sinar matahari setiap hari sampai kulit buah mudah dipisahkan dari biji secara manual, tetapi untuk benih cukup diangin – anginkan atau dikeringkan di dalam oven suhu 60­ 0C.
4)      Pemisahan kulit buah dilakukan dengan menggunakan tangan atau mesin. Selanjutnya, biji dikeringkan setiap hari sampai benar – benar kering (kadar air 7 – 10 %). Setelah kering, biji disimpan di dalam kantong plastik. Kantong – kantong plastik tersebut dimasukkan ke dalam karung plastik yang ditutup rapat menggunakan tali, kemudian disimpan di atas lantai beralas bata atau papan. Kemasan harus dihindarkan dari kontak langsung dengan lantai agar tidak lembab.
Tanaman ini seperti juga kelapa sawit menyimpan unsur minyak pada bijinya. Rendemen minyak (trigliserida) dalam inti biji jarak mencapai sekitar 35 % dan lebih besar dari pada rendemen kelapa sawit yang sekitar 22 % dari berat total biji. Minyak jarak dengan demikian lebih layak digunakan untuk biodiesel dibandingkan minyak kelapa sawit karena masa panen yang lebih cepat, tidak dikonsumsi oleh manusia dan harga jualnya bisa lebih murah. Berikut Tabel Perbandingan jarak pagar dengan kelapa sawit :
Tabel 1. Perbandingan kelapa sawit dengan jarak pagar
https://i2.wp.com/4.bp.blogspot.com/-5m7vZxQjEiU/T6ktCN3A6MI/AAAAAAAAAE0/nj_n9HcIiZI/s320/1.png
Jarak pagar selain ramah lingkungan juga menghasilkan limbah yang nihil karena daunnya dapat digunakan untuk makanan ulat sutra, antiseptik dan anti radang, getahnya dapat digunakan untuk protease (curcain) penyembuh luka dan pengobatan lain. Buah atau daging buah jarak pagar digunakan untuk bahan bakar, pupuk hijau dan produksi biogas. Biji jarak pagar dapat menghasilkan minyak biji, bungkil biji dan cangkang biji. Minyak biji akan menghasilkan produk biogas, bahan bakar, insektisida dan pengobatan. Bungkil biji dapat digunakan untuk pupuk, pakan ternak dan produksi biogas. Cangkang biji dapat digunakan untuk bahan bakar.
B.            Potensi Pengguna
Tanaman jarak menghasilkan biji jarak pagar yang terdiri dari 60 persen berat kernel (daging bush) dan 40 persen berat kulit. Inti biji (kernel) jarak pagar mengandung sekitar 40-45 persen minyak sehingga dapat diekstrak menjadi minyak jarak dengan cara mekanis ataupun ekstraksi menggunakan perarut seperti heksana. Minyak jarak pagar merupakan jenis minyak yang memiliki komposisi trigliserida yang mirip dengan minyak kacang tanah. Tidak seperti jarak (ricinus communis) kandungan asam lemak esensial dalam rninyak jarak pagar cukup tinggi sehingga minyak jarak pagar merupakan sebetulnya dapat dikonsumsi sebagai minyak makan asal saja racun yang berupa phorbol ester dan curcin dapat dihilangkan.
Dalam proses pengolahan biji jarak menjadi biodiesel, dilakukan dengan beberapa tahap yaitu :
1)      Proses Pembuatan Crude Jatropha Oil (CJO)
a)      Biji jarak dibersihkan dari kotoran dengan cara dicuci secara manual atau dengan mesin.
b)      Biji direndam sekitar 5 menit di dalam air mendidih, kemudian ditiriskan sampai air tidak menetes lagi.
c)      Biji dikeringkan dengan menggunakan alat pengering atau dijemur di bawah matahari sampai cukup kering, kemudian biji tersebut dimasukkan ke dalam mesin pemisah untuk memisahkan daging biji dari kulit bijinya.
d)     Daging biji yang telah terpisah dari kulitnya, digiling dan siap untuk dipres. Lama tenggang waktu dari penggilingan ke pengepresan diupayakan sesingkat mungkin untuk menghindari oksidasi.
e)      Proses pengepresan biasanya meninggalkan ampas yang masih mengandung 7 – 10 % minyak. Oleh sebab itu, ampas dari proses pengepresan dilakukan proses ekstraksi pelarut, sehingga ampasnya hanya mengandung minyak kurang dari 0,1% dari berat keringnya. Pelarut yang biasa digunakan adalah pelarut n – heksan dengan rentang didih 60 – 70 0C.
f)       Tahap ini menghasilkan Crude Jatropha Oil (CJO), yang selanjutnya akan diproses menjadi Jatropha Oil (JO).
2)      Proses Pembuatan Biodiesel
a)      Reaksi Esterifikasi : CJO mempunyai komponen utama berupa trigliserida dan asam lemak bebas. Asam lemak bebas harus dihilangkan terlebih dahulu agar tidak mengganggu reaksi pembuatan biodiesel (reaksi transesterifikasi). Penghilangan asam lemak bebas ini dapat dilakukan melalui reaksi esterifikasi. Secara umum reaksi esterifikasi adalah sebagai berikut :
Gambar 5. Reaksi esterifikasi
Pada reaksi ini asam lemak bebas direaksikan dengan metanol menjadi biodiesel sehingga tidak mengurangi perolehan biodiesel. Tahap ini menghasilkan Jatropa Oil (JO) yang sudah tidak mengandung asam lemak bebas, sehingga dapat dikonversi menjadi biodiesel melalui reaksi transesterifikasi.
b)      Reaksi Transesterifikasi : Reaksi transesterifikasi merupakan reaksi utama dalam pembuatan biodiesel. Secara umum reaksi transesterifikasi adalah sebagai berikut :
Gambar 6. Reaksi Transesterifikasi
Pada reaksi ini, trigliserida (minyak) bereaksi dengan metanol dalam katalis basa untuk menghasilkan biodiesel dan gliserol (gliserin).
Sampai pada tahap ini, pembuatan biodiesel menggunakan bahan baku alternatif tanaman jarak pagar telah selesai dan dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif pengganti minyak solar. Berikut ini beberapa gambar mengenai proses pembuatan biodiesel dari tanaman jarak :

Gambar 7.  Tiga contoh alat pemerah minyak

Gb.8 Prototipe pemerah minyak hidrolik-manual (kap. 2 kg inti-biji/partai)
Gambar 9.   Peralatan unit produksi biodiesel skala partai
Pada tahun pertama, untuk menambah pendapatan petani tanaman jarak, yaitu berasal dari hasil produksi tanaman sela (intercroping) yang ditanam disekitar tanaman jarak pagar, selain itu hasil biji serta hasil penebangan tanaman jarak yang dilakukan secara selang-seling yaitu berupa bahan stek yang dapat dijual atau untuk pengembangan perluasan areal. Pada tahun kedua setelah penebangan tanaman jarak yang berselang-seling berarti akan terdapat ruang tumbuh baru yang dapat dimanfaatkan sebagai media untuk penanaman tanaman sela. Perlakuan jenis tanaman sela seperti tomat, terung dan lombok besar keriting masing-masing memberikan pengaruh yang nyata pada pertumbuhan awal tanaman jarak pagar yang meliputi: tinggi tanaman, panjang tanaman, jumlah daun, (luas daun,indeks luas daun lebar kanopi, jumlah tunas, panjang tunas, panjang batang tunas, dan jumlah buah. Nilai R/C dihitung dengan menjumlah pendapatan tanaman sela dengan asumsii penjualan stek hasil pemangkasan tanaman jarak pada umur 1 tahun. Sedangkan biaya produksi dihitung dengan menjumlah biaya produksi tanaman sela dengan biaya budidaya tanaman pokok jarak serta biaya sewa tanah Rp 1.000.000,-/tahun (khusus dihitung untuk tanaman jarak) (Widaryanto, 2008). Sistem penanaman jarak yang rapat telah mendapatkan R/C ratio di atas 1, yaitu dari hasil penjualan stek saja telah mendapatkan keuntungan sebesar Rp 1.332.000,-. Sedangkan R/C ratio yang didapatkan dari perlakuan tumpangsari dengan tanaman sela seperti tomat, terung dan lombok besar didapatkan nilai R/C rasio yang lebih tinggi dibanding dengan perlakuan kontrol.
https://i2.wp.com/3.bp.blogspot.com/-uUf_UrSY2Lg/T6kvVO3B8kI/AAAAAAAAAFs/SKV7Xq7uvlE/s1600/7.jpg
Gambar 10. Pola tata letak tanaman jarak dan tanaman sela
C.           Potensi Manfaat / dampak
Selain potensi pengguna, ada beberapa manfaat serta dampak jika program penanaman tanaman jarak ini direalisasikan, antara lain:
1)      Sebagai tanaman untuk program reboisasi lahan kritis/tandus/non-produktif. Budidaya tanaman jarak pagar akan mampu mengurangi lahan kritis/tandus/non-produktif di Indonesia seluas + 1,5 juta ha jika minyak jarak pagar dapat  mengganti kebutuhan solar sebanyak + 5 juta liter.
2)      Menarik para investor luar guna menanamkan modalnya untuk membudidayakan tanaman jarak pagar di Indonesia.
3)      Menyerap cukup banyak tenaga kerja/mengurangi jumlah pengangguran.
4)      Mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui peningkatan pendapatan, baik dari hasil penjualan bibit jarak maupun minyak jarak.
5)      Mengembalikan fungsi lingkungan, khususnya menghijaukan kembali kawasan gundul, mengembalikan fungsi lahan kritis sekaligus menjaga kelestarian sumber mata air.
KESIMPULAN
1.      Tanaman jarak pagar berpotensi sebagai bahan baku alternatif pembuatan biodiesel yang di harapkan akan mampu menambah pasokan energi, serta cadangan energi untuk masa mendatang.
2.      Metode intercropping adalah salah satu cara pemanfaatan lahan sela antara pohon jarak, tanaman yang memungkinkan sebagai intercropping tersebut antara lain tomat, terung dan lombok besar keriting.
3.      Dampak positif terhadap masyarakat adalah terciptanya lapangan pekerjaan baru sehingga mengurangi jumlah pengangguran dan kemiskinan, serta sebagai salah satu cara untuk menarik investor asing.
SARAN
Agar hasil produksi pohon jarak itu maksimal, maka lebih baik pohon jarak di tanam di lahan yang memiliki tingkat kesuburan yang tinggi dan akan lebih baik lagi jika untuk kedepannya dilakukan studi tentang rekayasa genetika terhadap tanaman jarak ini. Sehingga pemerintah harus terus mendukung para peneliti untuk melakukan riset lebih lanjut tentang rekayasa genetik pohon jarak.
DAFTAR PUSTAKA
Warsana,SP.M.Si. 2009. Introduksi Teknologi Tumpangsari Jagung Dan Kacang Tanah.
Iskandar.M.P.(et.al). 2007. Analisis Sosial Ekonomi Pembibitan Dan Budidaya Tanaman Jarak Pagar (Jatropha curcas L) Sebagai Sumber Bahan Bakar Alternatif (Biodiesel) Yang Ramah Lingkungan.
Syahirah.I. 2011. A Researcher Biodiesel.
M.Syakir. 2010. Prospek Dan Kendala Pengembangan Jarak Pagar (Jatropha curcas L) Sebagai Bahan Bakar Nabati Di Indonesia.
I Ketut.A.(et.al). 2008. Pengembangan Tanaman Jarak Pagar (Jatropha curcas L) Mendukung Kawasan Mandiri Energi Di Nusa Denida, Bali.
Edy Purwanto. 2010. Melalui Gerakan Reboisasi 10 Juta Hektar Lahan Kritis Dengan Tanaman Jarak.
Eko.W. 2007. Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Dengan Penanaman Rapat Dan Tumpangsari Dengan Tanaman Sayuran Pada Pertanaman Jarak (Jatropha curcas L) Sebelum Mencapai Kestabilan Produksi.
Prihandana, 2005. Proses Pengolahan Dan Pemanfaatan Minyak Jarak Menjadi Biodiesel Pada Berbagai Skala Industri.
Rahman.M. 2011. Teknik Metabolic Engineering Untuk Peningkatan Produktifitas Biodiesel Dari Tanaman Jarak Pagar (Jatropha curcas L)
Soerawidjaja.H.(et.al). 2005. Prospek,Status & Tantangan Penegakan Industri Biodiesel Di Indonesia.
Hambali.E. 2006. Prospek Pengembangan Tanaman Jarak Pagar Untuk Biodiesel Dan Produk Turunan Lainnya.

E.Widaryanto. 2008. Usaha tani budidaya tanaman jarak (jatropha curcas), Biodiesel dan harga minyak dunia.

Tujuan dan Time Management

Posted: April 11, 2012 in Uncategorized

selamat sore agan-agan sekalian.bagaimana kabar kalian?pasti baik kan.alhamdulillah.kali ini admin akan membagi sedikit ilmu tentang perbedaan tujuan individu dan kelompok.ternyata untuk menyatukan tujuan kelompok atau sekelompok orang itu bukan hal yang mudah.karena tujuan tersebut terdiri dari beberapa tujuan individu.oleh karena itu kepentingan dan tujuan individu yang sama itulah yang akan mempermudah terbentuknya satu tujuan dan pada akhirnya membuat organisasi itu kokoh tanpa gulma.lho,kok gulma? ya.karena individu yang terpaksa mengikuti organisasi yang tidak di dasarkan karena adanya tujuan yang sama justru akan menjadi penghambat kinerja sistem.tetapi,mempunyai tujuan yang berbeda pada sebuah organisasi tidak hanya mempunyai sisi negatif,tetapi ada banyak juga sisi positifnya.apa saja itu.ok.mari kita bahas.yang pertama,seseorang yang mempunyai tujuan yang berbeda akan memberikan warna tersendiri terhadap organisasinya.sebab,pasti akan muncul banyak hal yang terjadi yang disebabkan oleh individu tersebut.dan pada akhirnya terjadi sebuah konflik yang pasti akan menimbulkan pemikiran untuk menyelesaikan masalah tersebut.dan pada akhirnya akan membuat organisasi tersebut semakin erat dan mampu menanggulangi masalah-masalah yang terjadi setelahnya.oleh karena itu,bagi individu yang tidak mempunyai tujuan yang sama dengan organisasinya jangan berkecil hati.biasakanlah hidup berorganisasi atau berkelompok,karena dengan hidup berkelompok atau berorganisasi kita akan bisa mengatur waktu atau lebih dikenal dengan Time Management.

 

 

Bahaya Syirik

Posted: April 4, 2012 in akhlak, aqidah, Islam, syirik
Tags: ,

Assalamualaikum akhi wa ukhti,apa kabar ?
oke,kali ini admin akan membahas tentang bahaya syirik,dapat kita ketahui,bahwa syirik merupakan salah satu penyakit hati yang susah di cari obatnya.oleh karena itu,mari kita bahas segala sesuatu mengenai syirik. Ketika umat ditimpa berbagai macam krisis, baik krisis ekonomi, moral,akhlaq maupun aqidah, mulailah berbagai macam organisasi dakwah dan tokoh-tokoh para dai mencari solusi. Mereka berupaya untuk melepaskan umat dari berbagai macam krisis tersebut. Sebagian mereka memulainya dengan memperbaiki dari sisi ekonomi. Sebagian lainnya berpendapat bahwa tidak akan selesai krisis ini kecuali dengan memperbaiki akhlaq. Bahkan sebagian yang lainnya mengatakan kita harus menyelamatkan umat dengan menguasai negara dan memperbaikinya dari sisi politik. Hampir tidak ada seorang pun di antara mereka yang berpendapat bahwa penyebab semua krisis itu adalah krisis tauhid dan menyebarnya berbagai bentuk kesyirikan-kesyirikan yang menimpa umat.Oleh karena itu apabila ada sekelompok umat yang memulai dakwahnya dengan memperbaiki sisi tauhid dan memperingatkan umat dari bahaya kesyirikan, mereka beramai-ramai menganggapnya sebagai orang yang tidak mengerti sikon (situasi dan kondisi), tidak paham fiqhul waqi’ (kenyataan yang ada), tidak memiliki wawasan politik, tidak mengikuti zaman dan seabrek tuduhan lainnya. Padahal sesungguhnya bahaya kesyirikan lebih besar dari bahaya kelaparan dan kekeringan. Hal itu karena apabila seseorang terjatuh dalam kesyirikan, maka akan
runtuhlah keislamannya dan hilanglah makna kehidupan ini. Bukankah kita tercipta untuk beribadah kepada Allah dan tidak boleh mempersekutukan-Nya?. Dengan tauhid dan keimanan yang benar,segala macam krisis akan dapat diatasi. Dengan ketaqwaan kaum
muslimin kepada Allah, Allah akan bukakan barokah dari langit dan bumi.


“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan
bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (Al-A’raaf: 96).

Dengan ayat di atas Allah menjelaskan bahwa jika suatu kaum senantiasa beriman dan bertaqwa kepada-Nya maka Allah akan memberikan barakahNya. Tapi sebaliknya jika mereka mendustakan ajaran Allah, kafir, ingkar kepada Allah dan rasul-Nya, dengan berbuat kesyirikan, maka barokah tersebut akan tercabut. Ini adalah bahaya kesyirikan di dunia. Adapun bahaya kesyirikan di akhirat lebih besar lagi. Allah tidak akan mengampuni pelakunya dan Allah pasti akan mengadzabnya.


“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. (An-Nisaa’: 48).

oke,agan-agan sekalian.berhubung admin lgi ada tugas,pembahasan kita akhiri sampai disini ya.. Insya Allah akan admin lanjutkan di sesi berikutnya.. semoga bermanfaat..🙂

Investasi

Posted: April 3, 2012 in artikel
Tags:

oke agan-agan sekalian,i ini admin akan menjelaskan satu hal yang di sebut namanya investasi.Dalam proses investasi kita harus memiliki kemampuan untuk mengelola suatu modal (input) yang akan kita proses dalam suatu usaha atau bisnis untuk menghasil suatu produk (output). Tentunya dalam menjalankan input-proses-output kita harus menyeimbangi dengan suatu control dan coaching (pelatihan) agar input yang kita proses menghasilkan suatu output yang maksimal.

Proses Control: Mengawasi dan memerintah bawahan setiap proses yang dilakukan untuk mendapatkan hasil yang bagus
Proses Coaching: Mengawasi, memerintah dan memberikan pelajaran untuk setiap proses yang dijalani sehingga barang terwasi dengan baik dan bawahan mendapatkan ilmu untuk membuat suatu output
*Investasi butuh coaching yang baik sehingga menghasilkan pekerja yang aktif dan produktif.

Ada dua metode investasi,yakni :
1. Metode bank

    Ketika suatu negara atau personal user memilih untuk menggunakan metode ini tentunya akan memperlihatkan suatu jarak antara si kaya dengan si miskin. Hal ini disebabkan karena adanya kebijakan – kebijakan yang dibuat dan ditetapkan oleh suatu institusi keuangan (Bank).
contohnya :
misal suatu bank memiliki bunga 2.5% pertahun kemudian si jono yang punya uang menginvestasikan uang sebesar Rp. 5 triliun.Dengan bunga bank ini saja si kaya mampu menghidupi keluarganya sedangakan apa bila ada si miskin menginvestasikan uang sebesar Rp.5 juta.dengan hanya mengandalkan bunga bank si pitung yang tidak punya uang tidak akan mampu menghidupi keluarganya.Dengan metode ini sangat terlihat jelas perbedaan si jono dan si pitung.

2. Metode Koperasi
Pada metode koperasi ini menganjurkan sang pemilik modal untuk mengelola modalnya dalam bentuk suatu usaha yang nyata (membuka usaha atau menginveskan modalnya kepada pengusaha). Dengan menggunakan metode ini akan terciptanya suatu investasi yang sinergi dan seimbang, karena dengan semakin banyaknya kesadaran untuk berwirausaha akan membantu dalam menumbuhkan perekonomian suatu negara.

Contohnya:

misal kita menginvestasikan uang kita kepada seseorang sebesar Rp.6 juta, kemudian uang itu di proses menjadi suatu produk kemudian produk tersebut dijual ke konsumen sehingga menghasilkan pendapatan sebesar Rp.12 juta.Dengan metode ini perputaran uang akan terlihat jelas.

 

oke,kita akhiri dengan pembacaan ALHAMDULILLAH,semoga bermafaat.


Assalamualaikum Wr.Wb

Saat aku terjatuh engkau senantiasa berusaha membuatku bangkit
Saat aku tersenyum, engkau pun tersenyum dengan indah
Saat aku bersedih, engkau senantiasa menghiburku
Dan saat aku melakukan kesalahan, engkau senantiasa menegurku…
Tidak mengenal waktu, tempat, kapan dan dimana
Engkau selalu siap siaga membantuku
Engkau selalu membantuku disaat aku kesulitan
Engkau selalu ada saat aku membutuhkanmu


Ukhtifillah..
Kutahu diriku dan dirimu tidak lahir dari rahim ibu yang sama
Namun, persaudaraan yang kita jalin, sungguh melebihi dari persaudaraan kandung…
Engkau menjalin persaudaraan denganku bukan karena melihat pintar atau bodohnya aku
Bukan karena melhat cantik dan jeleknya diriku
bukan karena melihat kaya atau miskinnya keluargaku..
Tapi, engkau dan diriku bersaudara hanya karena satu alasan….
Yaa… Fillah..karena Allah…

Ukhtifillah…
Kuingat diriku yang penuh kekurangan ini..
Saat aku berdiri dihadapanmu dengan segudang masalah yang kuhadapi..
Kutampakkan wajah kusamku di hadapanmu..
Tapi, dirimu begitu sabar menghadapiku…
Wajah masamku tak membuatmu berhenti untuk tersenyum padaku dan mengatakan
“Ukhti, senyum dulu dong…”
Walaupun bibir ini teramat sulit untuk tersenyum di saat itu
Tapi hati ini begitu bahagia..bahagia karena engkau senantiasa menghiburku..

Ukhtifillah…
Jika boleh diri ini meminta…
Aku mohon kepadamu..
Jangan pernah menjauh dariku
Tetaplah bersamaku dalam menghadapi ujian di jalan dakwah
Jangan pernah berhenti menasehatiku jika berbuat kesalahan
Dan maafkan diriku jika pernah membuatmu terluka…

Ukhtifillah…
Ku ingin berada di mimbar cahaya kelak bersamamu…
Ku ingin meraih syurga dengan dirimu…
Karena sungguh..ku mencintaimu karena Allah….

Wassalamualaikum Wr.Wb

 
 
note: untuk seseorang yang ana kagumi,smoga kelak,ana dapat mengungkan rasa ini kepadanya,Insya Allah…🙂

Bagi kawan-kawan Teknik Industri yang ingin mempunyai bahan ajar material teknik,silahkan download pada link dibawah.caranya klik saja judul dibawah.jika ada file yang tidak bisa di download,mohon tinggalkan komentar,agar dapat admin upload ulang.

Regard’s

Admin™

1. Transformasi_Fasa

2. Struktur_Atom

3. Sifat_Mekanik__Pengujian

4. Pendahuluan__Klasifikasi_Material

5. Diagram_Fasa