Investasi

Posted: April 3, 2012 in artikel
Tags:

oke agan-agan sekalian,i ini admin akan menjelaskan satu hal yang di sebut namanya investasi.Dalam proses investasi kita harus memiliki kemampuan untuk mengelola suatu modal (input) yang akan kita proses dalam suatu usaha atau bisnis untuk menghasil suatu produk (output). Tentunya dalam menjalankan input-proses-output kita harus menyeimbangi dengan suatu control dan coaching (pelatihan) agar input yang kita proses menghasilkan suatu output yang maksimal.

Proses Control: Mengawasi dan memerintah bawahan setiap proses yang dilakukan untuk mendapatkan hasil yang bagus
Proses Coaching: Mengawasi, memerintah dan memberikan pelajaran untuk setiap proses yang dijalani sehingga barang terwasi dengan baik dan bawahan mendapatkan ilmu untuk membuat suatu output
*Investasi butuh coaching yang baik sehingga menghasilkan pekerja yang aktif dan produktif.

Ada dua metode investasi,yakni :
1. Metode bank

    Ketika suatu negara atau personal user memilih untuk menggunakan metode ini tentunya akan memperlihatkan suatu jarak antara si kaya dengan si miskin. Hal ini disebabkan karena adanya kebijakan – kebijakan yang dibuat dan ditetapkan oleh suatu institusi keuangan (Bank).
contohnya :
misal suatu bank memiliki bunga 2.5% pertahun kemudian si jono yang punya uang menginvestasikan uang sebesar Rp. 5 triliun.Dengan bunga bank ini saja si kaya mampu menghidupi keluarganya sedangakan apa bila ada si miskin menginvestasikan uang sebesar Rp.5 juta.dengan hanya mengandalkan bunga bank si pitung yang tidak punya uang tidak akan mampu menghidupi keluarganya.Dengan metode ini sangat terlihat jelas perbedaan si jono dan si pitung.

2. Metode Koperasi
Pada metode koperasi ini menganjurkan sang pemilik modal untuk mengelola modalnya dalam bentuk suatu usaha yang nyata (membuka usaha atau menginveskan modalnya kepada pengusaha). Dengan menggunakan metode ini akan terciptanya suatu investasi yang sinergi dan seimbang, karena dengan semakin banyaknya kesadaran untuk berwirausaha akan membantu dalam menumbuhkan perekonomian suatu negara.

Contohnya:

misal kita menginvestasikan uang kita kepada seseorang sebesar Rp.6 juta, kemudian uang itu di proses menjadi suatu produk kemudian produk tersebut dijual ke konsumen sehingga menghasilkan pendapatan sebesar Rp.12 juta.Dengan metode ini perputaran uang akan terlihat jelas.

 

oke,kita akhiri dengan pembacaan ALHAMDULILLAH,semoga bermafaat.

Comments
  1. Seta says:

    Saya suka blognya…”jempolan” isinya…sangat bermanfaat untuk saya agar dapat memahami islam dengan lebih baik…sukses dan tetap berbagi untuk 1ndONEsia..salam SOBAT!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s